TEKNOLOGI BARU DALAM BERLALU LINTAS

Posted on June 14, 2011. Filed under: Teknologi |

Salah satu Pelican Crossing di Jalan Slamet Riyadi Solo (Depan Stasiun Purwosari)

Solo sepertinya memang ingin menyejajarkan diri dengan kota-kota internasional. Hal ini dibuktikan dengan launching Pedestrian Light Controlled (Pelican Crossing) dan VMS (Variable Messages Sign), serta Area Traffic Control System (ATSC) Januari 2011 yang lalu. Ketiga teknologi tersebut mungkin merupakan sesuatu yang belum familiar di telinga masyarakat kota Solo. Teknologi canggih ini memang terhitung pendatang baru. Apa itu Pelican Crossing, VMS, dan ATSC?

Kota Solo sendiri memiliki dua Pelican Crossing dan dua VMS yang telah dipasang di beberapa titik tertentu. Pelican Crossing merupakan fasilitas untuk membantu pejalan kaki yang ngin menyebrang jalan dengan bantuan traffic light. Traffic light Pelican crossing ini dapat dikontrol sendiri nyala lampunya dengan menggunakan tombol yang ada di sana sehingga penyebrang jalan hanya tinggal menunggu kendaraan berhenti setelah ia memencet tombol.

Sebenarnya Solo membutuhkan 16 unit Pelican Crossing. Namun, keterbatasan anggaran membuat pengadaan baru bisa dilakukan di dua titik. “Kita ingin tiap tahun bisa memasang dua, agar bisa memberikan rasa aman bagi para penyeberang jalan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Yosca Herman Soedrajat. Dua titik Pelican Crossing masing-masing berada di Jalan Slamet Riyadi (depan Stasiun Purwosari) dan Jalan Kol Sutarto (depan RSU dr Moewardi).

Cara kerja alat ini mirip dengan lampu lalu lintas. Bedanya, nyala lampu dalam Pelican Crossing ini dilakukan secara manual. Warga yang hendak menyeberang jalan tinggal memencet tombol berwarna perak yang terpasang di tiang lampu. Setelah beberapa detik, lampu dari arah kanan dan kiri penyeberang akan menyala merah sedangkan, lampu penyeberang jalan berubah hijau dan warga bisa menyeberang secara aman. Namun bukan berarti jembatan penyeberangan tidak lagi dibutuhkan.

Lain halnya dengan VMS. VMS merupakan rambu-rambu eletronik yang berfungsi VMS berfungsi memberikan informasi kepada pengguna jalan berkaitan dengan kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas. VMS ini dikontrol dan dioperasikan melalui Central Control Room (CC Room) sehingga petugas dari Dishub bisa mengatur tampilan layar dan informasi yang disampaikan melalui VMS tersebut. VMS ini dipasang di depan Mapolsek Jebres Jalan Kol. Sutarto dan depan Makorem Warastratama Jalan Slamet Riyadi. Dishub Kota Surakarta ini memiliki speed detector camera yang terhubung di CC Room Dishub dan layar VMS. Dengan bantuan speed detector camera sehingga petugas akan dapat mengetahui batas kecetapan kendaraan yang dapat dicapai di sejumlah ruas jalan untuk selanjutnya diinformasikan kepada masyarakat melalui layar VMS yang telah terpasang.

Ada satu teknologi lagi yang perlu diketahui masyarakat, yaitu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL). Dari 55 titik yang membutuhkan APILL, saat ini sudah terpasang 43 CCTV. Untuk CCTV di halte, baru terpasang di empat lokasi yaitu di halte purwosari, halte Grand Mall, halte Pasar Gede dan halte Balai  Kota.

Untuk itulah, Pemerintah Kota Solo mengembangkan sistem pengendali lalu lintas yang terpadu untuk memantau situasi dan kondisi lalu lintas di kota Solo. Melalui ruang kendali (CCroom) yang dinamakan Area Traffic Control System (ATCS), pengendalian sistem lalu lintas bisa dilakukan secara remote. ATCS memiliki beberapa fungsi yang dapat membantu pengaturan lalu lintas di kota Solo. Menurut salah satu petugas Dishub, ATCS ini memiliki beberapa manfaat, salah satunya untuk memonitor kondisi dan situasi lalu lintas  melalui cctv yang dipasang terutama di persimpangan jalan yang memiliki APILL.

Sistem ini memberikan prioritas-prioritas bagi angkutan umum. Hal tersebut terlihat dari dipasangnya alat yang dinamakan Bus Priority, dimana petugas ruang kendali bisa mengatur traffic light dengan memperpanjang atau memperpendek lampu pada traffic light untuk memprioritaskan bus Batik Solo Trans (BST). KLS( D0207065)-VJ(D0207105)

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

One Response to “TEKNOLOGI BARU DALAM BERLALU LINTAS”

RSS Feed for wartasurakarta Comments RSS Feed

Solo, the potential and should be the international disability friendly city..


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: