IRAWATI KUSUMORASRI, “Jika generasi muda tidak mencintai budayanya, bukan sepenuhnya salah mereka”

Posted on June 15, 2011. Filed under: Profil, Uncategorized |

Malam itu, Semarak Candra Kirana, sanggar tari di Jl. Dr. Soepomo itu terkesan ramai. Malam itu, 13 Mei, beberapa muda-mudi sedang berkumpul, sepertinya sedang merapatkan sesuatu yang penting. Mereka semua berkonsentrasi dan memusatkan pikiran  pada sesosok wanita yang terlihat disegani oleh anak-anak muda itu. “Mari, masuk. Sebentar ya, saya selesaikan dulu dengan anak-anak ini,” Sapa wanita yang terlihat anggun itu.

Dialah Irawati Kusumorastri, seniwati yang telah malang melintang di dunia tari. Tak lama menunggu, kesempatan untuk dapat bertemu dan berbincang dengannya pun datang. Ruang berlatih tari itu menjadi tempat yang nyaman untuk berbincang bersamanya.

Pada kami, Tante Ira, begitu kami menyapanya, menceritakan kegiatan yang menyibukkan dirinya selama ini. “Ya beginilah. Sampai sekarang saya masih mengajar (menari-red.) di sanggar saya ini. Selain itu, saya sekarang juga sibuk mengurus SIPA,” ceritanya.

Mendengar cerita tentang kesibukannya yang banyak dihabiskan di dunia seni, terutama menari, terlihat kecintaannya yang amat sangat pada dunia seni dan budaya. “Saya belajar menari sejak saya berusia 5 tahun,” Ia mulai bercerita, “Awalnya memang karena keinginan ayah saya (KRMH Sudhiatmo Suryosumanto-red.). Tapi, setelah belajar menari, saya menemukan banyak pelajaran dan filosofi.”

Bukan Sepenuhnya salah Mereka

“Jika ayah saya tidak memperkenalkan saya pada dunia tari sewaktu saya kecil dulu, kemungkinan besar saya tidak akan mencintai dunia tari seperti sekarang ini,” Ungkap wanita kelahiran Solo, 12 Desember  1963 ini, “Karena ayah saya masih kerabat di keraton Mangkunegaran, saya di bawa ke sana untuk belajar pada guru yang ada di sana.” Irawati kecil saat itu belajar tari di Puri Mangkunegaran, dan diajar khusus oleh Ibu Bei Mintalaras dan Bp. S. Ngaliman.

Menggapi budaya asli Indonesia, terutama budaya Jawa yang sekarang tergerus oleh perkembangan zaman, Irawati sangat menyayangkan hal tersebut. “Karena saya orang Jawa, budaya Jawa adalah budaya saya. Saya berusaha menjaga dan melestarikannya.”

Ira beruntung ketika kecil ayahandanya memperkenalkan dunia seni ini padanya karena tidak setiap anak mempunyai kesempatan seperti dirinya. “Tidak semua keluarga menganggap seni itu penting. Karena itu, banyak anak yang tidak kenal pada kesenian.” Padahal, menurut Ira lagi, keluarga, terutama orang tua mempunyai andil yang besar dalam pendidikan anaknya, dalam hal ini kesenian. Ia juga tidak kaget jika generasi muda sekarang ini tidak mencintai seni dan  budayanya. “Kalau itu terjadi, itu bukan sepenuhnya salah mereka. Bisa jadi mereka tidak mengenal kesenian dan budaya mereka sendiri karena mereka tidak pernah mengenalnya dari kecil hingga sekarang ini,” Jelas Ira yang menempuh pendidikan terakhirnya di Pasca Sarjana STSI Surakarta tahun 2002.

Menularkan

Setelah mahir menari, Ira tertarik untuk menularkannya kepada masyarakat luas. Ia berpikir banyak pelajaran yang ia temukan dalam tarian-tarian yang ia pelajari, di samping tarian tersebut merupakan warisan budaya Jawa yang adiluhung yang patut untuk dilestarikan. “Karena itulah saya membangun sanggar tari (Semarak Candra Kirana) ini,” ungkap wanita yang

Melalui Semarak Candra Kirana yang ia dirikan sejak tahun 1998, Irawati berharap dapat menularkan rasa cinta pada seni dan budaya kepada murid-muridnya. “Saya telah berusaha menjaga dan melestarikan budaya melalui tari. Ketika saya sudah berumur seperti sekarang, ada keinginan untuk memberikan tongkat estafet ini kepada generasi muda supaya kesenian asli kita bisa tetap hidup,” Jelasnya bijak.

foto

 

Klst D0207065

Va D0207105

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: