Waspadalah dengan HIV/AIDS…!!

Posted on June 16, 2011. Filed under: Kesehatan |

(03/06) Tahukah kalian HIV/AIDS?  Ya Virus ini masuk akibat hubungan seksual yang berganti pasangan. Bagaimana penularannya? Penularan HIV/AIDS terjadi akibat melalui cairan tubuh yang mengandung virus HIV. Itu melalui hubungan seksual, baik homo seksual maupun heteroseksual, jarum suntik pada penggunaan narkotika, transfusi komponen darah dan dari ibu yang terinveksi HIV ke bayi yang dilahirkannya. Akan berdampak kematian jika tidak segera diobati. HIV/AIDS sampai saat ini masih belum di sembuhkan secara total, data selama 8 tahun terakhir menunjukkan bukti yang amat meyakinkan bahwa pengobatan dengan kombinasi beberapa obat anti HIV (obat anti retroviral, disingkat obat ARV) bermanfaat menurunkan morbiditas dan mortalitas dini akibat infeksi HIV. Orang dengan HIV/AIDS menjadi lebih sehat, dapat bekerja normal dan produktif. Manfaat ARV dicapai melalui pulihnya sistem kekebalan akibat HIV dan pulihnya kerentanan odha terhadap infeksi oportunitis. Secara umum, penata laksanaan odha terdiri atas beberapa jenis, yaitu pengobatan untuk menekan replikasi virus HIV dengan obat anti retroviral( ARV), pengobatan mengatasi berbagai penyakit infeksi dan kanker yang menyertai infeksi HIV/AIDS, seperti jamur, tuberkulosis, hepatitis, toksoplasma, sarkoma kaposi, infoma, kanker serviks, pengobatan suportif yaitu makanan yang mempunyai nilai gizi yang lebih baik dan pengobatan pendukung selain seperti dukungan psikososial dan dukungan agama serta juga tidur yang cukup dan perlu menjaga kebersihan. Dengan pengobatan yang lengkap tersebut, angka kematian dapat ditekan, harapan hidup lebih dan kejadian infeksi oportunistik amat berkurang.

Beberapa jenis pemeriksaan laboratorium untuk memastikan diagnosis infeksi HIV. Dapat dibagi menjadi pemerikasaan serologik untuk mendeteksi adanya antibodi terhadap HIV dan pemeriksaan untuk mendeteksi keberadaan virus HIV. Deteksi adanya virus HIV dalam tubuh dapat dilakukan dengan isolasi dan biakan virus, deteksi antigen, dan deteksi materi genetik dalam darah pasien. Pemeriksaan yang lebih mudah dilaksanakan adalah pemeriksaan terhadap antibodi HIV.

Menurut Selvi mahasiswi UGM, seseorang dinyatakan terinfeksi HIV apabila dengan pemeriksaan laboratorium terbukti terinfeksi HIV, baik dengan metode pemeriksaan antibodi atau pemeriksaan untuk mendeteksi adanya virus dalam tubuh.  Diagnosis AIDS untuk kepentingan surveilans ditegakkan apabila terdapat infeksi oportunistik atau limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mm3.

Selanjutnya, kendala yang dikhawatirkan adalah biaya untuk membeli obat ARV. Obar ARV yang dianjurkan untuk PTMC adalah zidovudin (AZT) atau nevirapin. Pemberian nevirapin dosis tunggal untuk ibu dan anak dinilai sangat mudah untuk diterapkan dan ekonomis.

My (D0207124)

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: