Harga Timah Naik, Pengrajin Gamelan Menjerit

Posted on June 20, 2011. Filed under: Ekonomi |

Sukoharjo, Pengrajin gamelan di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, mengeluhkan kenaikan harga timah dan tembaga. Pasalnya, kedua logam bahan baku pembuatan gamelan tersebut mengalami kenaikan hingga dua kali lipat sejak awal Januari 2011. Tak pelak, keuntungan yang diperoleh pengrajin juga mengalami penurunan.
Menurut Supoyo, seorang pengrajin gamelan, harga timah naik ddari Rp 175.000 menjadi Rp 275.000 per kilogram. “Harga timah asli Bangka Belitung lebih mahal lagi mencapai Rp 340.000,” terang Supoyo. Harga tembaga juga naik. Dari semula Rp 45.000, sekarang mencapai Rp 75.000 – Rp 80.000 per kilogram.
Karena kenaikan bahan baku yang mencapai dua kali lipat tersebut, keuntungan pengrajin berkurang. Sebelum kenaikan bahan baku, keuntungan pengrajin mencapai 20 juta per set gamelan senilai 300juta. “Sekarang, keuntungan kami tidak bisa lebih dari 12juta per set gamelan,” ujar Supoyo, “Jika ini tidak segera diatasi, kami bisa gulung tikar,” lanjutnya.
Ve (D0207105)

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: