Menilik Sekelumit Budaya Jawa di Radya Pustaka

Posted on June 20, 2011. Filed under: Budaya |

Saat memasuki halamannya, patung pujangga dari keraton Surakarta, Ronggowarsito. Lebih dalam lagi masuk ke areanya, ada seorang petugas yang menyambut dengan senyuman. “Dua ribu lima ratus satu orang,” kata petugas penjaga loket sambil menyerahkan selembar tiket. “Kalau mau ambil foto ada biaya tambahan,” Lanjutnya.

Museum Radya Pustaka

Radya Pustaka, museum tertua di Indonesia yang terletak di Kota Solo. Foto: http://www.moreindonesia.com

Museum Radya Pustaka, yang terletak di Jalan Slamet Riyadi 275, saat itu sepi pengunjung. Hanya terlihat tiga orang, sepang muda-mudi dan seorang lelaki asing setengah baya, keluar dari museum karena telah selesai melihat koleksi Museum Radya Pustaka, siang itu.
Sebelum menempati lokasiya yang sekarang, Museum Radya Pustaka berada di salah satu ruang di kediaman KRA Sosrodiningrat IV di Kepatihan. Pada 1 Januari 1913, museum ini lalu dipindahkan ke lokasinya sekarang ini, Gedung Museum Radya Pustaka. Saat itu gedung museum merupakan rumah kediaman seorang warga Belanda bernama Johannes Busselaar
“Radya” berarti kerajaan atau negara, sedangkan “pustaka” berarti kitab. “Diberi nama Radya Pustaka karena koleksi awal museum adalah kitab-kitab kerajaan dan buku-buku kuno, ” terang Soemarni Wijayanti, pemandu di Museum Radya Pustaka. “Museum Radya Pustaka merupakan museum yang tertua di Indonesia. KRA Sosrodiningrat IV membangun museum ini pada 28 Oktober 1890.”
Saat ini koleksi Museum Radya Pustaka tidak hanya buku ataupun kitab yang tersimpan rapi di perpustakaan, tetapi juga berbagai jenis wayang, berbagai jenis senjata kuno, arca, patung.
Wayang sebagai bentuk budaya Jawa menemukan banyak jenisnya di sini. Ada wayang kulit, wayang krucil, wayang golek, wayang beber, sampai wayang wahyu yang digunakan sebagai penyebaran agama Kristiani, semuanya dapat ditemukan di museum tertua di Indonesia ini.
Wayang kulit di Museum Radya Pustaka terhitung lengkap. Di museum ini terdapat beberapa jenis wayang kulit, wayang rama, wayang purwa, dan wayang madya. Perbedaan ketiganya terletak pada kisah yang dicertakan melalui wayang kulit tersebut. “Wayang rama berkisah tentang Ramayana, wayang purwa mengisahkan lakon dari kitab Mahabarata, sedang wayang madya yang ukurannya lebih kecil dari kedua wayang sebelumnya berkisah tentang Prabu Parikesit sampai Prabu Jayabaya,” ujar Soemarni menjelaskan.
Sisa-sisa kejayaan Keraton Surakarta pada zamannya juga bisa terlihat di sini. Sebuah piala porselen dan orgel yang merupakan hadiah dari Napoleon Bonaparte, tokoh terkenal dari Perancis, kepada Sri Susuhunan Paku Buwana IV, menjadi buktinya. Berbagai benda-benda khas kraton juga ada di museum Radya Pustaka. Ada tandu untuk mengangkut sesaji, alat transportasi tradisional, koleksi uang kuno, koleksi songkok raja dan para pejabat kraton, serta berbagai benda peninggalan lainnya.
Koleksi arca dan patung di Radya Pustaka mengingatkan pada kebudayaan Hindu-Budha yang juga menjadi bagian kebudayaan Jawa. Selain arca dan patung, terdapat pula peninggalan prasasti yang menjadi saksi keberadaan kerajaan Hindu-Budha di tanah Jawa walaupun saat ini mayoritas penduduk di tanah Jawa menganut agama Islam.
Tidak hanya itu, di Museum Radya Pustaka juga terdapat seperangkat alat musik tradisional jawa, gamelan, yang biasa digunakan untuk mengiringi pagelaran wayang kulit. “Ini seperangkat gamelan yang lengkap,” tutur Soemarni. Kebiasaan masyarakat Jawa yang percaya pada hal gaib (mistis) juga terasa di sini. Di beberapa ruangan yang dianggap sakral oleh pengelola terlihat diberi sesajen berupa kemenyan.
Budaya Jawa di Museum Radya Pustaka terasa kental. Mulai dari kitab-kitab jawa kuno, piranti keraton Surakarta, arca dan patung yang menjadi saksi pernah merajanya kerajaan Hindu-Budha di tanah Jawa, senjata-senjata tradisional, hingga kesenian tradisional Jawa semuanya ada di museum ini. Tak heran, jika museum ini disebut sebagai denyut nadi budaya Jawa.

Ve (D0207105)

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: