Nikmatnya Bersantap di atas Air

Posted on June 20, 2011. Filed under: Hiburan |

Bersantap di atas air? Bagaimana caranya? Bagi masyarakat yang tinggal di Kabupaten Klaten, bersantap di atas air bisa dilakukan dengan mudah. Tak perlu jauh-jauh, hanya tinggal pergi ke warung apung, di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Warung di Klaten tersebut mengapung di sebuah rawa bernama Rowo Jombor.
Untuk mencapai lokasi warung apung di Desa Krakitan, Bayat, hanya memerlukan waktu sekitar 20 menit dari pusat kota Klaten ke selatan dengan menggunakan kendaraan pribadi. Jalan yang berliku-liku dengan hamparan sawah menemani sepanjang perjalanan menyegarkan mata.
“Dua ribu satu motor,” ujar petugas yang menjaga portal, pintu gerbang untuk masuk ke warung apung. Sesampainya di lokasi warung apung, pemandangan berubah. Pemandangan rawa yang disesaki warung-warung terapung yang kadang tak beraturan menjadi pemandangan yang istimewa.
Pemandangan lain terlihat ketika akan memilih warung yang akan disinggahi. “Mari mampir, Mbak. Di sini nanti cepat. Tidak antri,” ucap seorang pemuda. “Di sini saja, Mbak. Parkirnya gratis,” ucap yang lainnya untuk menarik pengunjung. Pilihan pada akhirnya tergantung pada keinginan pengunjung, seperti yang diungkapkan Tri (35). Ia mengatakan sudah mempunyai warung makan favorit apabila datang ke Rawa Jombor.
Untuk mencapai warung makan yang sebenarnya, pengunjung harus menaiki gethek (rakit). Tak perlu takut, pengunjung hanya perlu berdiri di atas gethek dan petugas yang ada akan menariknya sampai ke seberang, tempat warung makan berada. Vina (5), seorang anak yang baru pertama merasakan pengalaman naik rakit mengaku sangat senang walau ada sedikit rasa takut. Vina yang tinggal di Yogyakarta berkunjung ke warung apung bersama kedua orang tuanya.
Menu yang disajikan di warung apung merupakan hidangan khas masakan ikan, terutama ikan air tawar. “Di warung kami disajikan menu ikan yang dimasak dengan digoreng ataupun dibakar,” jelas H. Mukid, pemilik salah satu warung di Rawa Jombor. “Bagi yang ingin makan sayuran, di warung kami juga tersedia,” lanjutnya.
Nikmatnya bersantap di atas air dirasakan oleh para pengunjung di warung apung. Arif (21) , seorang pengunjung, mengaku menyukai pemandangan rawa di sekitar warung apung. “Pemandangannya bagus, menambah nikmatnya makan di sini,” katanya. Alasan lain datang dari Bobi (21). Ia mengaku suka makan di tempat yang terbuka. Semilir angin dan pemandangan di sekitar rawa menjadi bagian yang paling disukainya ketika makan di warung apung. “Selain makanannya yang memang enak, saya suka suasananya. Makan di sini nyaman banget.”
Warung apung di Rawa Jombor ini ramai ketika weekend, hari libur, ataupun waktu berbuka ketika bulan puasa tiba. Jika berkunjung ke warung apung pada hari-hari tersebut, pengunjung harus sedikit lebih bersabar karena pelayanan akan sedikit lambat akibat banyaknya pelanggan. Selain itu, kehadiran enceng gondok di sekitar rawa mengganggu pemandangan. Apalagi kalau populasinya sebanyak sekarang. Perlu penanganan lebih agar rawa juga terjaga keletariannya. Selamat mencoba bersantap di warung apung Rawa Jombor!
Ve (D0207105)

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: