ICT, Rambah Sektor Ekonomi Indonesia

Posted on June 21, 2011. Filed under: Teknologi |

Solo –Paradigma pola interaksi manusia mulai tergeser karena kemajuan teknologi komunikasi dan informasi (ICT) yang merambah disegala bidang. Bahkan, kini hampir di seluruh sektor perekonomian Indonesia tak dapat lepas dari ICT.
Teknologi informasi merupakan gabungan dari brainware, software, hardware, network, dan data source. Data atau informasi yang terkumpul  tidak dapat terlepas dari peran dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi atau yang kerap disebut ICT (Information Communication Technology).
Infrastruktur ICT  ini diharapkan dapat membantu mempermudah sirkulasi informasi. Kini, banyak sektor perekonomian di Indonesia yang sedikit demi sedikit terdorong untuk membangun infrastruktur ICT ini. Salah satunya yakni sektor perbankan. Mulyanta, General Manager Unit Business Service Regional II PT Telkom Indonesia, kepada wartawan Joglosemar mengatakan, dengan semakin tingginya tingkat persaingan perbankan, ketersediaan dan pemanfaatan fasilitas ICT menjadi tuntutan masyarakat dan nilai tambah bagi suatu institusi perbankan.
”Selama ini, beberapa bank kecil salah satunya yakni BPR (Bank Perkreditan Rakyat) tertarik menggunakan fasilitas ICT. Namun, mereka selalu beralasan adanya kendala biaya untuk menerapkan ICT dalam sistem manajemen perbankannya,” katanya kepada wartawan, di sela-sela acara Smart BPR, di Restoran Diamond Solo, Selasa (31/5).

Tetapi bagi Mulyanta, prinsip yang harus dipegang, yang penting bank bisa memberikan pelayanan yang bagus meskipun membutuhkan modal terlebih dahulu. Lambat laun, pelanggan akan bertambah seiring dengan meningkatnya kemudahan akses yang bisa didapatkan.
Dilansir dari Joglosemar.com Handoko, General Manager Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana Semarang, menceritakan perjalanan KSP yang dipegangnya saat sebelum menggunakan ICT dan setelah menggunakan ICT.

”Sistem ICT, dulu kami belum memiliki. Hingga akhirnya kami merasa perlu untuk membuat sendiri sistem ICT tersebut, namun setelah dihitung, cost yang harus dikeluarkan cukup besar. Akhirnya kami percayakan kepada Telkom untuk membuatkan sistem ICT-nya karena lebih murah sehingga kami juga bisa fokus untuk mengurusi operasional KSP, dan selain itu sistem keuanagan kami mendekati perbankan nasional” paparnya.
Selain sektor perbankan, sektor perekonomian seperti koprasi simpan pinjam menjadi sasaran dikembangkannya fasilitas ICT. Dijelaskan Mulyana lebih lanjut bahwa di Jawa tengah selain sektor perbankan ditargetkan  sekitar hampir 10% koperasi simpan pinjam akan memiliki fasilitas ICT.
”Di Jawa Tengah ada sekitar 70.000 koperasi. Dari jumlah tersebut ada sekitar 7.200 koperasi simpan pinjam. Target di tahun 2011 ini, ada 700 koperasi simpan pinjam yang menggunakan ICT. Jadi, jika 1 KSP memiliki 1 mesin ATM, itu sudah cukup bagus,” harapnya.

DYP(D0207049)

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: